Potret Kondisi Keuangan
Neraca Amanah, arus kas, dan enam rasio kesehatan finansial sebagaimana Bab 3. Isi apa adanya — potret yang jujur lebih berguna daripada potret yang bagus.
Arus bulanan
Harta
Utang
Arus kas bersih (net income)
Kekayaan bersih (net worth)
Enam Rasio Kesehatan Finansial Muslim
Keenamnya persis sebagaimana dirumuskan pada subbab 3.5 buku, berikut ambang dan pembacaan diagnosisnya. Dua rasio pelengkap di bawahnya bukan bagian dari enam itu.
Dari mana ambang-ambang ini?
Enam rasio pertama beserta targetnya diambil apa adanya dari subbab 3.5 buku: Liquidity Ratio minimal 6 bulan, Debt-to-Income maksimal 35%, Savings Rate minimal 20%, Debt-to-Asset maksimal 50%, Ibadah Allocation minimal 10%, dan Survival Days minimal 180 hari. Perlu dibedakan kedudukannya: angka-angka itu kelaziman perencanaan yang penulis tetapkan sebagai acuan kerja, bukan ketentuan syariat. Yang merupakan ketentuan syariat adalah kewajiban zakat bila harta mencapai nisab dan haul, serta larangan riba pada setiap akad utang — dua hal itu tidak mengenal ambang toleransi.
Nilai Uang Menurut Waktu
Berapa nilai uang hari ini bila dibawa ke masa depan, dan berapa nilai uang masa depan bila ditarik ke hari ini.
Imbal Hasil Riil
Imbal hasil yang sudah dibersihkan dari inflasi. Inilah angka yang menentukan apakah harta benar-benar bertambah.
Dana Tujuan
Berapa setoran bulanan yang dibutuhkan agar satu tujuan tercapai tepat waktu.
Dana Darurat
Bantalan yang menahan Anda dari berutang ketika pendapatan terputus.
Profil Risiko dan Sebaran Aset
Enam pertanyaan untuk menakar seberapa besar gejolak yang sanggup Anda tanggung.
Asumsi imbal hasil per tahun
Margin Flat dan Tingkat Efektif
Margin flat terdengar kecil karena dihitung dari pokok penuh sepanjang tenor, padahal pokoknya menyusut tiap bulan. Ini menyetarakan keduanya agar dapat diperbandingkan.
Percepatan Pelunasan
Berapa cepat utang lunas bila angsuran ditambah.
| Cara | Sisa tenor | Total dibayar |
|---|
Modal Pensiun
Berapa harta yang perlu tersedia saat berhenti bekerja, dan berapa yang harus disisihkan mulai sekarang.
Zakat Maal
Zakat harta simpanan yang telah mencapai nisab dan genap satu haul.
Alokasi Tujuh Pos Bulanan
Menurunkan pendapatan bulanan bersih ke tujuh pos sebagaimana bagan Bab 14. Pos Operasional tidak diisi sendiri — ia adalah sisa, dan itulah disiplinnya: yang wajib dan yang produktif diambil lebih dahulu.
Pos dan porsinya
Hasilnya
Pembersihan Harta — Tathir al-Mal
Langkah kedua dari protokol lima langkah: kalkulasi. Hitung sebisa mungkin akurat berapa harta yang terkontaminasi. Untuk yang tidak Anda ingat persis, pakai estimasi tertinggi yang masih masuk akal.
Riba
Gharar dan maysir
Dzulm dan ghulul — hak orang lain
Daya Beli: Rupiah dan Emas
Uang yang sama diukur dua kali: dalam rupiah, dan dalam gram emas. Yang kedua memperlihatkan apa yang sebenarnya terjadi pada daya belinya.
Uji Ketahanan Lima Skenario
Lima skenario yang penulis susun dari kategori ujian pada QS. Al-Baqarah: 155, dengan indikator hijau, kuning, dan merah persis sebagaimana Bab 7. Tiga indikator pada skenario pertama terisi sendiri dari angka yang sudah Anda masukkan di modul Enam Rasio.
Skor komposit
Piramida Harta Empat Lapis
Piramida dibangun dari bawah ke atas, tidak terbalik. Isi nilai harta Anda pada tiap lapis, lalu bandingkan dengan rentang targetnya — selisihnya itulah pekerjaan rebalancing Anda.
Pekerjaan rebalancing
Batas Wasiat dan Peta Tirkah
Urutan hak atas harta peninggalan tidak boleh ditukar: biaya pengurusan jenazah, pelunasan utang, pelaksanaan wasiat, barulah pembagian faraidh. Alat ini menghitung urutan itu dan batas sepertiganya.
Aliran Manfaat Wakaf Produktif
Habsul ashl wa tasbilul manfa'ah — pokoknya ditahan, manfaatnya dialirkan. Yang dihitung di sini bukan imbal hasil untuk Anda, melainkan manfaat yang mengalir untuk orang lain, dan ia tidak berhenti oleh kematian Anda.