Perencanaan Keuangan Syariah

Kalkulator perencanaan keuangan

UNA Production

Kalkulator Perencanaan Keuangan Syariah

Lima belas modul hitung pendamping buku Perencanaan Keuangan Sesuai Syariah, disusun mengikuti bab demi babnya. Seluruh asumsi dapat Anda ubah sendiri — angka yang keluar hanyalah hitungan, bukan janji hasil.

Bab 3 · Neraca Amanah

Potret Kondisi Keuangan

Neraca Amanah, arus kas, dan enam rasio kesehatan finansial sebagaimana Bab 3. Isi apa adanya — potret yang jujur lebih berguna daripada potret yang bagus.

Arus bulanan

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Harta

Rp
Rp
Rp

Utang

Rp
Rp

Arus kas bersih (net income)

Arus kas bersih per bulan
—
Seluruh pemasukan—
Seluruh pengeluaran (belanja + cicilan + zakat-infak)—
Arus kas bersih per bulan—
Arus kas bersih setahun—
Bagian dari pemasukan—
Sudah dialihkan ke tabungan dan investasi—
Belum bertuan (inilah yang biasanya menguap)—

Kekayaan bersih (net worth)

Kekayaan bersih
—
Seluruh harta—
Seluruh utang—
Kekayaan bersih—
Harta produktif (likuid + investasi)—
Kekayaan bersih produktif (setelah utang dipotong)—
Susunan harta
Siapa pemilik harta itu sebenarnya

Enam Rasio Kesehatan Finansial Muslim

Keenamnya persis sebagaimana dirumuskan pada subbab 3.5 buku, berikut ambang dan pembacaan diagnosisnya. Dua rasio pelengkap di bawahnya bukan bagian dari enam itu.

Dari mana ambang-ambang ini?

Enam rasio pertama beserta targetnya diambil apa adanya dari subbab 3.5 buku: Liquidity Ratio minimal 6 bulan, Debt-to-Income maksimal 35%, Savings Rate minimal 20%, Debt-to-Asset maksimal 50%, Ibadah Allocation minimal 10%, dan Survival Days minimal 180 hari. Perlu dibedakan kedudukannya: angka-angka itu kelaziman perencanaan yang penulis tetapkan sebagai acuan kerja, bukan ketentuan syariat. Yang merupakan ketentuan syariat adalah kewajiban zakat bila harta mencapai nisab dan haul, serta larangan riba pada setiap akad utang — dua hal itu tidak mengenal ambang toleransi.